rimba menulis komentar di

Mana dalilnya Yesus lahir pada tanggal 25 Desember dan perintah merayakannya!!

karena bantahan yg kami bawakan cukup panjang, maka kami jadikan satu tulisan tersendiri..

Perlu diketahui, kehadiran blog ini buka untuk menghujat salah satu agama. kami selalu menghindari akan hal tsb. yang kami bantah adalah blog yang menghujat Islam. kami sampaikan bantahan ilmiyah kepada mereka. dan untuk tulisan tentang yesus, maka tujuan kami adalah untuk meluruskan ajaran yesus yang sesungguhnya, yang sudah banyak dirubah oleh manusia. kami tidak menghujat agama kristen ataupun umat nasrani, justru kami ingin meluruskan pemahaman mereka, bahwa sesungguhnya ajaran yesus telah dirubah oleh sebagian manusia.

Agama Islam adalah agama yang dibawa oleh para nabi. yaitu menyeru hanya beribadah kepada Alloh Ta’ala saja dan menjauhi syirik. agama Islam dibangun diatas dalil, maka Islam mendidik umatnya agar selalu beramal dengan landasan hukum atau ada dalilnya yaitu Al-Qur’an dan Assunnah.

Rimba berkata : 1. Yesus memang tidak dilahirkan 25 desember,tidak ada satu ayat pun yang meberitakan yesus dilahirkan tanggal berapa, bagi kami tidak penting tanggal berapa dan bulan apa yang penting Dia telah hadir di dunia dan pantas untuk dirayakan umat-Nya.

kita jawab :

Alhamdulillah rimba telah mengakui bahwa tidak ada satu ayatpun yang meberitakan yesus dilahirkan tanggal berapa. maka hal ini seharusnya sudah cukup bagi anda untuk berpikir bahwa peringatan natal itu tidak ada dasarnya. seharusnya anda mengingkari perayaan tsb, dan memberi pemahaman kepada teman2 anda bahwa perayaan natal tidak ada dalilnya. satu lagi, apakah yesus pernah menyuruh merayakan hari kelahirannya ? maka belajarlah untuk beramal diatas dalil/ ilmu, jangan hanya ikut2an. agama adalah sesuatu tentang pahala dan dosa, surga dan neraka, tentulah segala aspek amal dalam agama harus ada dasar hukumnya, yaitu hukum dari Tuhan yang membuat agama tsb.

Rimba berkata : 2. Kami umat Kristiani diseluruh dunia dimanapun dari denominasi apapun Katolik, Protestan (Karismatik, Advent, Lutheran, Calvin dll), Ortodoks ( Suiah, Armenia, Yunani, Rusia, Koptik Mesir). Mengakui Tuhan Kami itu adalah ESA sekali Lagi ESA, Tuhan Kami tidak Beranak dan tidak beristri dan kiasan Anak Allah bagi Yesus Adalah Gelar dari Tuhan yang berarti Utusan Allah/Firman Allah, bukan karena memperistri Maria melaui jasmani.

kita jawab : apa iya semua berpendapat seperti itu ? ketika serangan kritik terhadap ajaran trinitas begitu kuat, maka para penganut paham trinitas berusaha membantahnya dengan segala macam alasan. bagitu banyak alasan mereka dan ini satu diantaranya. kita tanya, apa yang dimaksud dengan esa? jika pengertian esa saja sudah rancu, maka pemahamannya juga akan rancu.

anda mengatakan : Tuhan Kami tidak Beranak dan tidak beristri dan kiasan Anak Allah bagi Yesus Adalah Gelar dari Tuhan yang berarti Utusan Allah.

sungguh anda dengan jujur mengatakan bahwa yesus adalah utusan Alloh. ..

ketahuilah.. bahwa utusan itu dalam bahasa arab disebut rasul. maka jika anda mengakui bahwa yesus hanyalah utusan, bukan anak Tuhan, maka anda telah mengakui bahwa yesus itu hanyalah seorang Rasul…

Rimba berkata : Yesus bagi kami adalah 100 % Allah dan 100 % Manusia, kenapa ?? Karena Jesus adalah Firman Allah yang telah menjelma menjadi Manusia, Apa yang Yesus ucapkan melalui Pikiran-Nya, Ajaran-Nya itulah yang Allah sampaikan (Jesus adalah Firman yang hidup). Kenapa Allah tidak langsung menunjukan Firman-nya langsung ke Manusia itu tidak mungkin karena kuasanya jauh melebihi kuasa manusia..kita cuma debu didalam kuasanya…untuk itu sebagai tanda Kasih Allah untuk manusia karena manusia telah jatuh didalam dosa,…..Jesus Lahir ditengah umat manusia dalam sosok manusia 100 % (haus, lapar, Takut, senang, Gembira, bahagia) dan Firman Allah 100% untuk memberikan pengajaran dan contoh yang baik kepada manusia. (Firman Allah dan Allah adalah satu kesatuan yg tidak bisa dipisahkan, Firman Allah adalah Allah itu sendiri) jgn pernah meng-analogikan bila Allah ber-inkarnasi/menjelma menjadi Jesus ke dalam Bumi dan Jesus Disalib berarti Allah telah mati, Allah tidak mempunyai kekuatan.

kita jawab : apa dalilnya anda berkata seperti itu? adakah ayat dalam kitabmu yang menerangkan konsep seperti itu ? ataukah itu hanya hasil pemikiranmu atau orang lian yang kau tiru? wahai, sekali lagi dalam masalah agama haruslah bersandar dengan dalil, apalagi membicarakan tentang ketuhanan.

disini terjadi ketidak konsistenan ucapan rimba. sebelumnya rimba mengatakan bahwa Tuhan itu Esa, kemudian dia mengatakan Yesus bagi kami adalah 100 % Allah dan 100 % Manusia.

kita katakan : jika ada sebuah benda, kemudian dikatakan benda tsb 100% air dan 100% besi, maka akal sehat mana yang mengakuinya ???? ini mustahil…!!!

jika 100% air berarti mustahil 100% besi pula, dan sebaliknya.

begitu juga jika 100% manusia maka mustahil 100% Tuhan !!!

Agama itu adalah sesuai fitrah. dan dalam masalah ketuhanan sesungguhnya tidak serumit yang anda pikirkan. dan agama yang benar adalah agama yang konsep ketuhanannya dapat dipahami oleh manusia dengan mudah, tidak muter2 sesuai dengan fitrah manusia, yaitu TUhan itu cuma satu (Esa).

kita katakan : dimanakah yesus mengatakan bahwa dirinya itu Alloh ? kami telah membantahnya, lihat artikel :

Pernahkah Yesus Mengatakan: “Akulah Allah Tuhanmu, maka sembahlah Aku saja” ?

rimba berkata : “Apa yang Yesus ucapkan melalui Pikiran-Nya, Ajaran-Nya itulah yang Allah sampaikan”

yaahh…. itulah yang namanya tugas seorang Rasul, menyampaikan ajaran Tuhannya melalui lisannya kepada umatnya…. ini semakin menguatkan bahwa yesus adalah seorang rasul !!

rimba berkata : Analogikan seperti ini bila Anda menulis buku (dan buku itulah pikiran yang anda tuangkan) buku itu adalah pikiran anda 100% dan Benda mati 100%, dan bila anda sobek-2 buku itu atau anda bakar, anda tetap tidak tersobek atau terbakar. atau analogikan bila anda didepan kamera dan ditempat lain anda berada didalam televisi dan orang lain akan berteriak Heeey itu anda…berbicara ditelevisi….dan bila Televisi itu dibanting dan dibakar maka anda tidak terbakar bukan.

kita jawab :

analogi anda sungguh sangat lemah bahkan lebih lemah dari sarang laba-laba. banyak dari pemikir kristen yang membuat analogi semta2 untuk membela diri, padahal analoginya benar2 tidak logis dan ngawur !!

jika anada menganalogikan yesus seperti buku, yg jika buku itu disobek maka penulisnya tidak apa-apa, maka kita tanya :

apakah buku dan penulisnya itu satu oknum atau tidak ?

apakah buku dan penulisnya ituterpisah atau bersatu ?

apakah buku itu sesuatu yang diciptakan dan penulis itu yang membuat /menulis buku ? dari sini dapat diketahui, bahwa buku itu ditulis, diciptakan, dibuat. jadi buku itu ciptaan, dengan kata lain buku itu mahluk !! apakah yang diciptakan sama dengan yang menciptakan ?

lebih mulia mana buku dengan penulisnya ?

kalau yesus itu diciptakan dan Tuhan yang menciptakan maka siapakah hamba/mahluk dan siapakah Tuhan ? siapakah yang berhak disembah, yesus (yg diciptakan) atau Alloh Ta’ala (Yang menciptakan) ?

sementara “buku yang diciptakan tsb” memerintahkan hanya menyembah kepada Yang menciptakan. buku tsb tidak pernah menyuruh untuk disembah… maka kenapa anda menyembah “buku”nya, bukan Yang menciptakan ? maka ikutilah buku itu dg baik, jika anda memang benar…

atau analogikan bila anda didepan kamera dan ditempat lain anda berada didalam televisi dan orang lain akan berteriak Heeey itu anda…berbicara ditelevisi….dan bila Televisi itu dibanting dan dibakar maka anda tidak terbakar bukan……

kita jawab : hanya orang-orang bodoh yang tidak bisa membedakan mana orang asli dan mana gambar di TV !!! orang yg punya akal, sampai anak kecilpun tahu bahwa yg di TV itu cuma gambar, beda sifat-sifatnya dengan orangnya. kenapa anda mensifati yesus seperti sifat Tuhan, yang bisa mengabulkan do’a, memberikan rejeki, menghapus dosa dan memberi pertolongan dan memasukkan ke surga ???

jika anda tahu bahwa Tuhan yg sebenarnya adalah Alloh Ta’ala, kenapa anda menyembah utusan-Nya…!!

pernah ada yg memberi analog trinitas yaitu 3 oknum adalah satu kesatuan dianalogkan dengan rokok, yaitu rokok itu terdiri dari batang rokok, asap dan api.

tapi analog tsb lemah, karena asap saja tidak bisa dikatakan rokok, api saja tidak bisa dikatakan rokok…  lihat dialog tsb di sini

dan masih banyak analog2 yang sebenarnya antara 1 analog dengan yang lain saling melemahkan, saling meniadakan. contah yang tadi, analog rimba menegaskan bahwa yesus itu mahluk, tapi analog rokok mengatakan yesus itu bagian dari tuhan, manakah yang diyakini ???

Penutup :

akhirnya kami katakan, bahwa sesungguhnya keyakinan trinitas adalah keyakinan yang dibuat oleh paus paulus untuk merusak umat nasrani. tidak pernah Yesus mengajarkan itu. agama ini mudah dipahami, dan sesuai fitrah manusia.

kesimpulan :

1. Yesus / Nabi ‘Isa alaihis salam adalh 100% manusia

2. beliau menyampaikan firman Alloh Ta’ala sebagaimana Rasul yang lain.

3. Kaum muslimin memulyakan semua nabi dan tidak membeda-bedakannya…

Seruan :

saya mengajak anda (rimba) dan nasrani lainnya untuk memeluk Islam, agama yang tidak ada keraguan diatasnya. masuklah Islam, engkau akan selamat, Islam agama yang Indah, mengatur segala hal, ajarannya sesuai dengan fitrah manusia yang hanya menyembah Allah Ta’ala saja.

Semoga Alloh Ta’ala memberi hidayah kepada anda untuk mengetahui kebenaran dan mengikutinya, semoga engkau diberi hidayah dengan masuk Islam…….